Running Page

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Doa di Ujung Rindu

Ketika kau pergi,

aku belajar bahwa cinta sejati
tak selalu harus menggenggam,
kadang ia melepaskan dengan doa dan keyakinan.

Aku menatap sajadah yang dulu kau lipat rapi,
masih tersisa wangi sabar dan tawakal di serat kainnya.
Kini setiap sujudku,
adalah jalan untuk mengirim rindu,
kepada dirimu yang lebih dulu dipanggil pulang.

Ya Rabb..
Engkau yang Maha Mengatur pertemuan dan perpisahan,
aku ridha atas takdir-Mu,
meski hati ini masih belajar ikhlas.

Kupasrahkan cintaku kepada-Mu,
karena aku tahu,
di balik perpisahan ini,
Engkau sedang menyiapkan pertemuan yang lebih indah,
di taman surga-Mu yang abadi.

Wahai kekasih,
tenanglah di sisi-Nya,
semoga kuburmu menjadi taman dari taman-taman surga,
dan setiap ayat yang kubaca,
menjadi cahaya yang menerangimu dalam keabadian.

Sampai tiba saat Allah menulis waktuku,
aku akan terus berdoa dalam rindu—
semoga kelak kita bertemu kembali,
bukan di dunia yang fana,
tapi di surga,
tempat cinta tak lagi berpisah.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un

Sesungguhnya kami milik Allah, dan kepada-Nya lah kami kembali.” 

Posting Komentar

0 Komentar